Borok AS Terungkap Bendera Operasi Palsu, Ternyata Trump Dalang Serangan ke Bahrain, Bukan Iran [0QpEtxs5l3s]

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap operasi bendera palsu atau false flag yang terjadi di Bahrain. 32 warga Bahrain terluka akibat serangan yang diluncurkan ke Mahazza, Pulau Sitra pada Senin (9/3/2026) lalu. Bahrain sempat menuduh Iran yang meluncurkan serangan tersebut. Namun kini terungkap, rupanya serangan itu dilakukan rudal patriot AS. Dilaporkan AS menembakkan rudal dari pangkalan militer yang berada di Bahrain. Padahal serangan itu mengakibatkan puluhan warga sipil terluka, termasuk anak-anak dan orang tua. Serangan pada 9 Maret itu juga menghancurkan rumah-rumah warga Bahrain. Kala itu, AS dan otoritas pemeritnah Bahrain menuding Iran dalang serangan tersebut. Saat itu, Iran membantah melakukan serangan dengan penargetan warga sipil. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) hanya mengakui pernah menembakkan rudal ke wilayah Bahrain, namun menargetkan pangkalan militer AS. Bahkan saat itu, Iran menyebut adanya operasi bendera palsu yang dilakukan pihak-pihak tertentu untuk menyalahkan Iran. Kini, Kementerian Luar Negeri Iran menanggapi temuan tersebut. Pihaknya mengatakan apa yang disembunyikan musuh, sudah terungkap. Iran pun meyakini berbagai operasi bendera palsu di wilayah lainnya di negara Arab untuk tujuan menyudutkan Teheran. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Palestine Chronicle dengan judul 'Operasi Bendera Palsu Terbongkar' – Laporan Menyatakan Rudal AS Menyebabkan Ledakan di Bahrain Program: Tribunnews Update Host: Maria Nanda Ayu Saputri Editor Video: Nathanael Moer Rahardian Uploader: bagus gema praditiya sukirman